Karena Dara menolak untuk pergi ke rumah sakit, Aydan akhirnya merawat sendiri istrinya di rumah dengan telaten. Dari mulai menyeka seluruh tubuh Dara dengan handuk, menyuapi Dara makan, sampai menemaninya beristirahat. “Terima kasih, Mas,” ucap Dara setelah suaminya memberi obat. “Dara butuh apa lagi?” tanya Aydan. “Tidak ada, Mas. Tidurlah,” pinta sang istri. “Mas tidak akan masuk kerja,” sahut Aydan. “Jangan, Mas. Besok Mas harus bekerja. Jadwal kerja Mas ‘kan sudah ada,” ujar Dara khawatir. “Mas akan minta waktu istirahat pada Paman. Dara yang paling penting, bukan pekerjaan,” tandas lelaki yang merasa tidak akan fokus kalau istrinya sakit itu pun menundukkan kepala. Dara tersenyum. Pada perusahaan sendiri saja masih minta izin ke Pamannya. Padahal Jae Sun sudah memberi wewenang

