Keesokan paginya, Dara terbangun lebih dulu dari suaminya. Hari sudah terang, matanya silau terkena cahaya yang menyusup melalui celah gorden. Terbuka sedikit, tetapi arah cahayanya langsung kena ke wajah Dara. Wanita itu mendapati tubuhnya ditimpa oleh tangan suaminya. Dara melihat suaminya tertidur sangat pulas. Ketika melihat jam, dia pun baru sadar kalau belum melaksanakan salat. “Mas,” panggil Dara lirih. Pria itu sontak terbangun dengan ekspresi kaget. “Dara, apa ada yang sakit?” tanyanya. “Tidak, Mas. Sudah lebih mendingan. Mas kita kesiangan.” Dara mengingatkan suaminya. “Astagfirullah, Mas tidur dua jam sebelum subuh. Jadi, terasa sangat ngantuk,” kata Aydan. Dara terharu melihat suaminya begitu perhatian. “Mas, salat lah dulu. Tidak masalah telat, asalkan kita masih ingat u

