“Masih perih?” Ditanya begitu, Jane cuman bisa mendesis kesal. Apakah pertanyaan yang kayak gitu masih butuh jawaban? Jelas jawabannya adalah iya! Gimana bisa Jane bilang enggak, menutupi fakta bahwa bagian pipi bokongnya nyeri dan panas karena perbuatan Ryan dua jam yang lalu? Iya, kalau ada yang nebak apakah Ryan dan Jane benar-benar mewujudkan fantasi laki-laki itu mengenai b**m, maka jawabannya adalah : iya. Jane sudah bertekat ingin menjadi satu-satunya perempuan yang jadi partner Ryan buat memenuhi fantasi. Dia ingin menyenangkan suaminya, sehingga dia bilang dia gak apa-apa. Walaupun sedikit ada kemunafikan disini karena jujur aja Jane agak takut ngebayangin dia dikasarin sang suami, tapi itu kalah banyak sama jumlah excited yang dia rasain kalau mikirin hal itu. Dia juga penasar

