Ryan benci banget karena Jane selalu tahu cara membuatnya luluh. Hampir luluh maksudnya. Gimanapun, dia gak bakal tutup mata begitu aja setiap ingat bahwa permasalahan mereka kali ini, apa yang membuat mereka bertengkar hingga Ryan menghindari Jane kali ini, adalah sebuah penolakan lamaran. Mereka bukan bertengkar karena hal sesepele rebutan remote, atau rebutan anter-jemput, ngisi bensin, dan hal-hal sepele lainnya. Laki-laki itu memilih diam bahkan ketika Jane mendekatkan kursi yang diduduki perempuan itu agar jarak kursi mereka semakin dekat. Jane gak berbohong soal makan sepiring berdua. Di depan mereka saat ini, di atas meka makan ini, ada satu piring putih berisi nasi goreng penuh dengan dua sendok di sampingnya. Kalau aja mereka gak lagi marahan—Ryan yang gak marah maksudnya—cow

