Bab 42. Aku Kenapa?

1520 Kata

42. Aku Kenapa? Aku mengabaikan sensasi rasa pusing yang mendera beberapa hari ini. Segelas perasan jeruk manis dan roti tawar, sukses melewati kerongkongan yang sedikit berulah beberapa hari lalu. Dengan mempercepat gerakan, aku menyelesaikan mematut diri di depan cermin. Sesudahnya mempersiapkan alat alat dan bahan ajar yang kubuat semalam. Memasukkan semuanya ke dalam tas berwarna hitam yang setia menemani segala aktivitasku beberapa bulan terakhir ini. Sambil mengunci pintu, ekor mataku menangkap bayangan Pak Badarudin yang baru terlihat pagi ini. Konon kata Nyai beberapa hari lalu waktu aku minta izin untuk tinggal di sini lagi, suaminya itu sedang berada di Jawa Timur, menjenguk salah satu anaknya. "Jadi Mbak Sabina balik lagi ke sini?" tanyanya setelah langkahnya kakinya sem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN