Bab 19

1068 Kata

"Iya, A-mira, Ibu su-dah men-duga-nya. Biar nan-ti Ibu, yang akan ber-buat se-sua-tu de-ngan ke-uang-annya Romi, dari-pada di-am-bil alih oleh pela-kor itu." Ibu menanggapi apa yang aku adukan. Bu Rahma berkata, kalau dia akan berbuat sesuatu untuk keuangan anaknya. Tapi aku tidak mengerti, dengan apa yang dia maksud. "Bu, mau berbuat sesuatu bagaimana maksud Ibu?" tanyaku heran. "Na-nti juga kamu akan tau sen-diri, A-mira. Se-mua yang akan Ibu laku-kan ini se-mata-mata demi untuk ke-lang-sung-an hi-dup kamu dan juga Azka. Ka-rena ti-dak mung-kin kamu akan ber-ta-han te-rus di ru-mah ini, deng-an pe-nyama-ran kamu yang men-jadi Na-ira. Se-bab se-pan-dai-pan-dai-nya kamu me-nya-mar, ta-kut-nya akan keta-huan juga pada ak-hir-nya," tutur Bu Rahma dengan terbata-bata. "Iya, Bu," sahutku.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN