*POV Iren.* "Amira, ngapain kamu datang ke sini sambil membawa koper?" tanyaku kepada adik iparku Amira. "Memangnya kenapa, Mbak, kalau aku datang ke sini? Ini kan masih rumah Ibu dan Bapak, mereka itu orang tua kandungku," jawabnya. Kesal sekali hati ini, saat mendengar jawaban Amira. Ia begitu berani mengatakan itu semua kepadaku, walaupun perkataannya memang benar, kalau rumah ini milik orang tuanya. Tetapi kini menjadi wilayah kekuasaanku, sehingga Amira pun harus tunduk kepadaku. Aku sengaja membuat orang tuanya takut, dengan mengancamnya dan menyebarkan gosip, kalau keluargaku adalah seorang psikopat. Aku sengaja melakukannya, supaya mereka semua tertekan dan menuruti semua keinginanku. Tetapi jika sedang ada mas Raka, aku berubah menjadi menantu yang seharusnya, yaitu baik, so

