Tamu Tak Terduga

1781 Kata

“Katakan lagi,” ujar Senja dengan mata berkaca-kaca. Langit tersenyum lembut. “Kubilang kasus penggelapan uang perusahaan dan juga proyek La Rose yang menyeret namamu sudah berhasil diatasi. Namamu bersih. Sekarang kau bebas dari semua tuduhan.” Senja tidak sadar kalau dia menangis. Pandangannya kabur oleh air mata yang jatuh membasahi pipinya. “Bagaimana…?” “Ingat pria yang kutemui pada malam di mana Angel menyerangmu?” Senja mengangguk. Dia tidak mungkin melupakan malam itu. Langit mengangkat satu bahunya. “Setelah melakukan sedikit ‘negosiasi’ pria itu akhirnya mengakui perbuatannya, tentu saja kesaksiannya tidak akan berlaku jika dia mengatakannya dibawah ancaman, tapi berkat Awan, si b******k itu akhirnya mau bicara.” Mata Senja menyipit. “Apa yang dilakukan Awan yang membuat la

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN