Katanya sebelum badai akan ada awan gelap. Bagaimana jika ternyata awan gelap itu mengandung tornado? *** “Langit mengantarmu? Tumben amat.” Senja meletakkan sepatunya di rak sepatu dekat pintu masuk. “Mungkin kepalanya memang sedang bermasalah,” ucapnya santai. Senja melepaskan blazernya dan meletakkannya di lengan kursi sementara Mawar mengekor di belakang. “Dan dia tidak mengatakan apa pun setelah itu? Maksudku basa-basi juga tidak ada? Dia pergi begitu saja?” Senja mengedikkan bahunya. “Aku juga tidak menawarinya untuk masuk sebenarnya, jadi memang tidak ada alasan baginya untuk singgah di rumah ini mengingat sekarang juga sudah larut yang mengingatkanku pada fakta kenapa Anda belum tidur?” Kedua tangan Senja mendarat di pinggiran meja saat dia menatap sahabatnya dengan pandangan

