Identitas

1547 Kata

“Aneh sekali bukan? Hal-hal yang terasa akrab bagi kita bisa menjadi begitu asing. Aku menyadari itu sekarang. Dia berubah. Langit tidak seperti pria yang pernah kukenal.” Ekspresi ganjil yang terlihat di wajahnya membuat kewaspadaan Senja timbul. “Apa maksudmu?” tanyanya bingung. Senja mengamati wajah Mawar lekat dan melihat kantung matanya menghitam. “Tidak bisa tidur lagi? Mawar sebaiknya kita ke rumah sakit. Kau butuh obat dan—“ “Apa kau tidak penasaran bagaimana aku tahu tempat ini?” Entah bagaimana Senja merasa Mawar yang saat ini berdiri di depannya begitu berbeda dengan yang selama ini bersamanya. Sorot matanya begitu gelap dan juga kosong. Ada yang salah. “Bagaimana kau tahu tempat ini?” Mawar tertawa meski menurut Senja tidak ada yang lucu dalam situasi mereka sekarang. “Te

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN