Hening. Selina dan Zeva hanya saling melirik. Zeva kembali menoleh sang Mama. "Doakan saja Ma, Zeva lagi berusaha," ujar Zeva. Linda tertawa, ia terlihat begitu bahagia. Melihat hubungan Zeva dan sang Mama yang begitu harmonis membuat Selina tersenyum. Ternyata selama ini Zeva memiliki sisi yang lembut, pria yang selama ini terlihat dingin dan cuek ternyata bisa bersikap selembut itu. "Kalau gitu kami pulang ya Ma, kami juga ingin pergi menemui kedua orang tua Selina," ujar Zeva pamit pada sang Mama. "Ya Nak, hati-hati di jalan ya... " ucap Linda. Zeva dan Selina pun pergi meninggalkan kediaman El-Hazmi. Mereka memutuskan untuk singgah ke kediaman Altezza. Sesampainya di rumah, Selina langsung memeluk sang Mama. "Papa udah berangkat ke Kantor Ma?" tanya Selina. "Iya, ba

