"Selina, kamu sebaiknya pulang dan berbenah diri, Kakek juga ingin bicara 4 mata dengan Zeva," ujar Farhat. Selina bangkit dari duduknya, ia melepaskan genggaman tangannya pada Zeva. Ia sadar kalau penampilannya sekarang memang sangat kacau. "Baik Kek, saya kan pulang tapi nanti malam saya yang akan merawat Zeva disini," sahut Selina. Farhat terkekeh "Ya memang seharusnya begitu Nak," "Kalau begitu saya pamit Kek, Zeva jaga dirimu baik-baik ya, selesai membersihkan tubuh aku akan kemari lagi," ujar Selina. Zeva tersenyum dan mengangguk "Ya, jangan khawatirkan aku dan sebaiknya kau juga makan," ujar Zeva. Selina mengangguk. Ia keluar bersama Keyra dan Ammar. "Nora!" panggil Farhat. "Iya Pak," "Kamu juga keluar dan tutup pintunya! pastikan tidak ada siapapun yang masuk kedala

