Rahasia Zeva Terbongkar

1643 Kata

Pelayan tua itu akhirnya di perbolehkan keluar setelah Selina selesai di rias. "Kau tunggu lah disini! Tuan Xander mungkin sebentar lagi akan tiba," ucap Pengawal itu pada Selina. Selina meringkuk di atas ranjang usang itu sambil memeluk kakinya sendiri. Selina bisa bernafas lega karena Pelayan tua itu akhirnya bisa lolos dari tempat mengerikan ini. "Sekarang aku hanya perlu mengatur strategi untuk membebaskan diri saat kesempatan ada," ucap Selina penuh semangat. Tiba-tiba saja kedua matanya membola saat mendengar suara tembakan yang membabi buta. Suara teriakan beberapa orang menggema. Dor!!! dor!!!dor!!! "Apa yang terjadi di luar? siapa yang sedang menembaki? apa Xander?" batin Selina menutupi kedua telinganya tak kuat mendengar suara keras yang memekikkan telinga. Air mata

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN