Selina & Zeva Confess

1141 Kata

Malam mulai tenang. Di luar, angin hanya terdengar sebagai bisikan halus di antara pepohonan. Di dalam gua, suasana lembab dan dingin menyelimuti Zeva dan Selina. Dinding batu terasa keras di punggung mereka, tapi setidaknya di sini mereka bisa beristirahat sejenak. Cahaya bulan masuk lewat celah sempit di mulut gua, jatuh seperti garis pucat yang menyapu lantai. Cahayanya cukup untuk menerangi sebagian ruangan, memperlihatkan siluet tubuh Zeva yang terbaring lemah dan Selina yang duduk di sampingnya. "Aku tidak bisa menceritakannya padamu," gumam Zeva pelan. Selina yang tertunduk mengangkat wajahnya. "Apa kau di siksa oleh seseorang yang dekat denganmu? kau tak mungkin di bully orang lain kan? siapa yang berani melakukan hal ini pada Zeva El-Hazmi?" cecar Selina pada Zeva. Zeva te

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN