Mona, Ribka, dan Lusi harus menerima kenyataan kalau mereka menderita demam berdarah. Faktor utama pemicu penyakit tersebut, sama-sama kurangnya istirahat dan makanan bergizi dari ketiga perempuan itu. Mereka bertiga pun dirawat inap di satu ruangan yang sama, dengan tempat tidur yang sejajar antar mereka. “Gue gak mau di samping lo!” bisik Mona ke Ribka. Ribka memandang sinis, “Lo itu lagi sakit masih aja pilih-pilih!” ketus Ribka. “Ya udah jangan berkelahi dong, Mon, Rib, kita di sini sama-sama lagi sakit. Harusnya saling ngerti satu sama lain dan ikhlas dengan keadaan. Lebih baik gini deh,” Lusi memindahkan posisinya ke tengah-tengah Mona dan Ribka. “Gimana kalau tempat tidur kita begini saja? Gue di tengah-tengah kalian.” Mona dan Ribka mengangguk riang. “Ini gue demen!” spon

