Bab. 24 - Ditemani Mama dan Papanya

1325 Kata

Pagi-pagi sekali, Larasati sudah memandikan Bram karena Bara bermaksud mengajak sang putra untuk meninjau salah satu lokasi proyek di kota kembang itu. Tentu saja Bram didampingi oleh sang ibu s**u. Bara menatap takjub pada penampilan Larasati yang saat ini mengenakan gamis motif bunga-bunga kecil dan dipadukan dengan pasmina berwarna ungu. Ibu s**u sang putra pagi ini terlihat sangat anggun, membuat Bara semakin kagum. Apalagi ketika wanita muda itu mengulas senyuman manis padanya, duda tampan tersebut merasa tersanjung. Netra Bara terus menatap sang wanita pujaan dan bibirnya senantiasa mengulas senyum. "Assalamu'alaikum, Mas. Apa kami terlambat?" sapa salam dan tanya Larasati ketika sudah berada di dekat Bara yang menunggu di sebuah bangku panjang, tidak jauh dari kamar mereka berdu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN