Bab. 19 - Demam Cinta

1117 Kata

Tepukan pelan di bahu Bara, membuat pria itu terlonjak kaget dan reflek menoleh ke belakang. Duda satu anak itu melihat sang mama tersenyum lalu menuntunnya untuk menjauh dari depan kamar Bram. Bu Dini mengajak sang putra untuk duduk santai di ruang keluarga yang luas, sambil nonton acara talk show di televisi yang sedang tayang. "Harus sabar menghadapi dia, Bara. Apa yang sudah dilakukan oleh mantan suaminya, pasti sangatlah membekas di hati Rara. Sebagai sesama wanita, mama tahu bahwa tidak mudah bagi dia untuk bisa melupakan semua. Kebohongan yang dilakukan Abi, bukan hanya melukai hati Rara, tapi juga telah merenggut masa remaja yang seharusnya bisa dia nikmati." Bu Dini yang baru saja duduk, menatap sang putra dengan tatapan dalam. Wanita anggun itu lalu menghela napas berat, seolah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN