Bab 45 - Calvin Masih Tidak Bisa Terima

1641 Kata

Beberapa hari berlalu. Keadaan Jovanka semakin membaik. Lemas dan pusingnya sudah berkurang. Wanita itu pagi ini sedang sarapan bersama suaminya. “Calvin,” panggilnya. “Hmm.” Calvin menanggapinya biasa saja. “Selama aku amnesia, apa aku melakukan sesuatu yang aneh?” tanya Jovanka. Calvin berhenti dari makannya, menatap ke meja, bola matanya mengayun ke kiri dan kanan. “Tidak,” jawabnya. “Aku bermimpi aneh.” Calvin sudah mendengar kalimat itu kemarin, tetapi mau ditanya lebih dalam, takut kondisinya belum stabil. “Mimpi apa?” “Apa kau punya waktu untuk mendengarkan ceritaku?” “Ya, ada. Beberapa menit masih bisa aku luangkan.” Jovanka mengangguk. “Aku bermimpi hidup di sebuah kota asing. Hidup dengan seorang pria, tapi bukan pasanganku. Dia seperti temanku.” Calvin menyipitkan mata

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN