Sesampainya di rumah. Calvin menggendong Ayana sampai ke kamar. Semua barang diangkat oleh seorang penjaga. Calvin merebahkan tubuhnya dengan perlahan. Mengelus rambutnya kemudian menaikkan selimut. Setelah itu dia membereskan beberapa bawaan seperti buah dan anggur yang telah dibelinya. Ayana terbangun, kaget saat melihat dirinya sudah di kamar. Ayana bangkit dan mencari Calvin. Memandang ke bawah setelah melangkah beberapa anak tangga. Ternyata pria tersebut ada di dekat jendela. Menatap ke arah luar. Langkah kaki terdengar ringan dari arah kiri, Calvin menoleh, melihat Ayana datang dengan senyuman. "Mas, kenapa sendirian di sini?" "Memantau keadaan." "Mmh, ada berapa penjaga di luar?" "Lima. Di setiap sudut ada yang menjaga." Ayana mengangguk. Calvin pasti sudah mengantisipasi s

