"Wohoho, Seru ya Mas jalan-jalan begini," jeritnya sambil berdiri di tengah jok dan melihat pemandangan sekitar melalui atap yang terbuka. Calvin tertawa melihat tingkah Ayana. "Awas jatuh!" "Haha, iya Mas. Aku akan segera duduk." Ayana menuruti ucapan pria yang sudah membuatnya bisa merasakan sesuatu yang tidak pernah dirasakannya. Mereka pergi mengunjungi daerah perbukitan. Jalanan yang mendaki, udara segar serta pemandangan nan elok. Sedap dipandang, tak pernah jemu melihatnya. "Aku akan membawamu ke sebuah pabrik anggur. Kita akan merasakan cita rasa dari tempat pembuatannya." "Aah, pasti menyenangkan! Mas, bukannya kemarin minta motor ya sama karyawan Mas. Kenapa sekarang naik mobil?" tanya Ayana. "Motor digunakan untuk mengunjungi tempat yang terbilang dekat. Kalau jauh, lebih e

