Satya tertegun sejenak ketika mengetahui jika orang yang berjalan terburu-buru dan menabraknya hingga terjatuh adalah Aiyana, orang yang sempat membuatnya harus mengelilingi kota hanya untuk mencarinya selama beberapa hari. Namun, menyadari jika Aiyana terlihat kesakitan setelah terjatuh, secara refleks Satya pun langsung berjongkok di hadapannya. “Kamu baik-baik saja? Apa ada yang terluka? Kenapa kamu nangis di sini?” tanyanya cemas, Satya sempat mengulurkan tangannya untuk menyentuh bahu Aiyana namun ia mengurungkan niatnya dan menarik kembali tangan itu lalu menyembunyikannya. “Mas Satya ….” Suara Aiyana yang merdu ini bagaikan melodi paling indah yang pernah di dengan oleh Satya. Setelah berbulan-bulan ia tak bisa mendengar suara Aiyana, akhirnya ia mendengarnya kembali membuat hat

