Sepasang anak manusia itu duduk bersimpuh di depan ke dua orang tuanya, Aiyana menunduk karena tak sanggup jika harus melihat raut wajah orang tuanya saat ini, begitu pula dengan Satya, pria itu tak sanggup mengucapkan sepatah atau dua patah kata untuk menenangkan hati mertua yang telah dia anggap layaknya orang tua sendiri. Akibat persetujuan Aiyana terhadap perceraian mereka, kini keduanya harus menghadapi orang tua Aiyana. Satya ingin berusaha untuk memperbaiki keputusannya, sampai akhirnya Abraham, ayah Aiyana, menghubunginya dan mempertanyakan tentang berita yang mengejutkan ini. Tak ingin membuat orang tuanya salah paham, akhirnya Satya pun pergi ke rumah orang tua Aiyana, siapa yang menyangka jika calon mantan istrinya rupanya sudah ada di sana. Satya pun tahu, Aiyana-lah yang mem

