39 – Jungkat Jungkit

2135 Kata

“Bagus!” Luna berseru setelah mendengarkan curhatan Aiyana tentang ciuman impulsifnya tempo hari. Wajah Aiyana berubah menjadi merah padam saat Luna terlihat begitu girang karena curahan hatinya. Aiyana bahkan tak melihat ada yang bagus dari tindakannya yang tidak masuk akal. Usai kejadian itu, Aiyana hampir selalu menghindari Satya di setiap kesempatan. Aiyana akan lebih memilih berbalik arah atau bersembunyi ketika radarnya menangkap keberadaan Satya di sekitarnya. Meski … meski Satya masih suaminya, akan tetapi tindakannya tempo hari benar-benar bukan seperti dirinya. Aiyana tak pernah bersikap gegabah seperti itu, apalagi …. “Apa dia membalasnya? Satya balas ciuman kamu?” Luna semakin penasaran. Kenangan hari itu kembali terlintas dalam benak Aiyana, wajahnya semakin merah saat me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN