BAB 17 : HOUSTON

973 Kata

Bulu mata lentik itu mengerjap beberapa kali diikuti dengan kelopak matanya yang perlahan terbuka. Kepalanya terasa pusing belum lagi bau obat-obatan yang menyengat masuk ke dalam hidungnya membuat Eudith langsung merintih karena ia paling benci dengan bau tersebut. "Anda sudah sadar?" Seseorang menyapa tatkala matanya terbuka lebar. Melirik dan menilai dari pakaian jas hitam yang dikenakan, Eudith sama sekali tidak mengenal lelaki itu. "Siapa kau?" Tanyanya sambil melirik sekitar. "Dan dimana aku?" Lelaki yang berumur 39 tahun itu tersenyum manis. "Anda ternyata benar-benar melupakan kami, Nyonya Muda." Eudith mengernyit. Matanya menyipit sambil berusaha mencerna apa maksud si lelaki paruh baya di hadapannya. Dan ia tidak mendapatkan apapun! "Siapa kalian? Lalu, kenapa kalian menculi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN