BAB 19 : PSYCHOPATH

945 Kata

Eudith sampai malam hari di konservatori milik Aeron. Ia tidak langsung masuk ke dalam rumah melainkan ke taman samping yang memang tersedia tempat duduk kecil disana. Mengelus kedua lengannya yang mendadak terasa dingin. Matanya menatap langit tanpa bintang. Musim salju memang akan segera tiba dan hal itu biasanya membuat Vincent girang. Lelaki kecilnya memang paling suka dengan musim dingin dimana ia bisa bermain boneka salju. Eudith meletakkan tas tangan di sebelahnya. Jam segini pasti Vincent sudah tidur lebih dulu dan Eudith takkan mengganggu puteranya. Mengingat percakapannya dengan Eileen, waktu Eudith hanya seminggu lagi. Dan seminggu itu Eudith akan benar-benar menghabiskan waktu berdua hanya dengan puteranya. "Apa yang kau lakukan?" Eudith menatap Aeron terkejut. Lelaki itu be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN