Menyenangkan kah bermain dengan kehidupan orang lain? Jawabannya adalah iya. Itu yang selalu dikatakan Eudith ketika berumur delapan tahun. Awalnya dia hanya berurusan dengan hewan, namun makin kesini ayahnya justru menyuruhnya untuk mengeksperimen seorang manusia. Lebih tepatnya mayat manusia. Keahlian Eudith membuat ayahnya kagum dengan IQ di atas rata-rata. Namun, kelemahan Eudith adalah terkadang ia juga ingin merasakan bagaimana bermain dengan anak yang seusianya seperti yang dilakukan oleh adik kembarnya. Mengotori tangannya dengan darah adalah hal yang biasa baginya. Namun, efeknya justru terbalik pada Eileen. Gadis kecil itu akan menangis sekeras-kerasnya ketika melihat darah orang yang terluka. Seperti saat ini, Eileen terjatuh dari pohon jambu yang tidak terlalu tinggi, menyeba

