"Apa yang kamu lakukan ini sudah kelewat batas Hera!" amuk Garen setelah mendudukan Kaliya di sofa ruang keluarga. "Kamu bakal menarik lagi ucapan itu kalau sampai tau dia memberiku obat peluruh kandungan." Kaliya mendongak penuh kebencian ke arah Hera. Mana mungkin dia akan melakukan hal mematikan itu sekalipun keinginannya sangat kuat untuk membuat Hera sengsara. "Kamu gak usah mencari alibi untuk menutupi kesalahan!" sentak Garen. "Kamu mau bukti?" Hera menunjukkan rekaman video Kaliya memasukan cairan ke dalam minuman Hera. Garen mendengus kesal. Kali ini tatapan marahnya beralih ke Kaliya. Tentu saja perempuan itu tidak Terima dengan tuduhan tersebut. Kaliya berdiri seraya berkata dengan lantang. "Gue cuma masukin obat pencahar ke jus alpukatnya. Gue gak segila tuduhan dia

