BAB 28

1168 Kata

Andin melihat pantulan dirinya di balik kaca kamar mandi hotel. Setelah drama yang memuakkan terjadi malam tadi, Ghidan menyusul Andin ke mobil dan langsung mengajaknya kembali ke hotel. Tidak ada kata maaf, Ghidan pun tidak menuntut penjelasan begitu sebaliknya. Seperti biasa, mereka berdua memilih untuk tidak memperpanjang masalah. Andin memilih membersihkan tubuhnya sesampainya di hotel, lalu membungkus dengan daster andalannya yang nyaman. Sekarang ini, matanya tertuju pada sebuah kotak kecil berwarna hitam. Siang tadi, Mama Anggun memasukan benda itu ke dalam tas, lalu di perjalanan Mama Anggun mengirimkan pesan untuk memasukkan obat ke dalam gelas Ghidan. Tidak perlu diperjelas, pil itu adalah obat perrangsaang yang memang sengaja Mama Anggun berikan untuk membuat Andin dan Ghidan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN