Satu jam kemudian Novi sudah tiba di kediaman Halimah. Wanita paruh baya itu menyambut kedatangan mantan menantu dan cucunya dengan penuh kebahagiaan. Dengan erat dia memeluk Helena dan memperlakukan Juna seperti Cucu kandungnya sendiri. "Akhirnya kalian berkunjung ke rumah ini," ucap Halimah dengan wajah bahagia. "Ayo masuk! Mbok Ijah sudah menyiapkan sarapan untuk kita semua. "Tante, saya langsung pamit ke Hotel. Karena pagi ini ada pertemuan penting," ucap Bima yang terlihat tidak enak. "Kamu tidak makan dulu? Mbok Ijah sudah menyiapkan makanan kesukaanmu, begini-begini Tante masih ingat makanan kesukaanmu," jawab Halimah sambil tersenyum. "Mungkin lain kali saja, karena saya benar-benar tidak ada waktu." Bima berusaha menolak tawaran Halimah sehalus mungkin. Sambil memegang p

