Terjebak di Acara

2473 Kata

Jamal benar-benar menjadi bintang malam ini. Dia sangat sibuk dengan para pejabat dan petinggi perusahaan. Senyuman manis dengan lesung pipi yang selalu menghiasi wajah membuatnya semakin terlihat tampan di bawah penerangan yang mewah. Tampilan dan auranya semakin terlihat mahal. "Tadi, Anda sempat menyebut anak Anda dalam pidato. Siapa namanya? Jevano?" Salah satu dari para tamu undangan. Jamal mengetahui namanya bernama Anwar, salah satu dari kolega bisnis yang ikut andil dalam proyek ini. Jamal mengangguk. "Iya, Jevano Kalindra." "Bolehkah saya berkenalan dengan dia? Saya dengar dia adalah murid terbaik di Delta Pelita." Jamal tersenyum bangga. "Ah, itu. Alhamdulillah dia masuk ke sana dengan nilai yang terbaik." Mata beberapa orang yang bersama Jamal membesar. "Wah, benarkah?" P

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN