Hasrat

1508 Kata
"pergilah tunggu om di kamar sera, om mau bicara sama orangtua amore." renald mencium bibirnya meremas payudaranya kemudian melepas pelukannya. " sakit jiwa kamu renald, berani sekali kamu bersikap seperti di rumah bordil padahal ada kami di sini." Bianca menatap renald dengan jijik. " ini minum nya bu pak." pelayan meletakkan dua cangkir teh chamomile yang masi hangat di meja. Bianca mengambil cangkir teh chamomile nya berdiri kemudian menyiram ke arah celana renald. " Auuuuuuu.... apa-apaan ini ma, apa salah renald, amore yang mau sama renald meskipun tahu renald playboy, bahkan renald tidak mengizinkan amore untuk bekerja, renald selalu transfer 20 juta ke rekening amore tiap bulan, renald sudah mencoba berbaikan di hari mama mengusir amore tapi amore tetap pada keputusan nya." renald berdiri mengibaskan celana nya yang terkena teh chamomile yang masih panas. Gantian, Daniel mengambil cangkir teh chamomile satu lagi lalu menyiram wajahnya yang sudah bonyok. " Kamu kecoak yang tidak pantas di dampingi amore, lintah yang mengisap kehidupan anak yang sudah kubesarkan dengan penuh kasih sayang. Berani lagi kamu bertanya apa salahmu. Jangan-jangan kamu yang mandul bukan anak saya, 5 tahun kami merantau ke australia berusaha menerima pernikahan kalian, amore tidak pernah sekalipun bercerita soal kehidupan rumah tangga kalian, apa pikiran mu hanya ada wanita untuk memenuhi hasrat mu, tidak cukup amore yang mendampingi mu dengan sabar selama 5 tahun?Ayo kita pergi ma, ayo amore." Daniel beranjak dari sofa itu diikuti bianca & amore. Sesampainya di mobil, daniel bianca menangis memegang kuat tangan amore bergantian memeluknya. " Pasti sangat berat untukmu nak selama 5 tahun ini." ucap bianca terbata-bata .. " oh anak malang, kenapa tidak cerita sama kami waktu di telepon." daniel sambil mengelus dadanya. " amore sudah cukup membuat papa mama menderita dengan pernikahan ini, masa amore mau menyeret papa mama lagi ke neraka yang amore pilih & jalani?" ... Mobil sport melaju kencang menuju ke villa. Mereka menghampiri keluarga riri dengan muka sembab. Riri " oh ayolah, mari kita liburan ke bali, sudah lama kita tidak liburan. " Naik pesawat mereka ke bali.. Sesampainya di bali, mereka bersenang-senang hingga malam sampai esok pagi nya. Tiba-tiba ada yang memanggil " Halo Amore, lagi liburan ya, kebetulan sekali kita berjumpa, ini naskah film yang akan kamu bintangi, coba kamu baca dan pelajari karakter yang akan kamu perankan." " Pak Charles, kenalin ini om daniel sama tante bianca papa mama mbak amore, ini ayah sma ibu endang keluarga riri." Riri menarik lengan Charles ke arah para orangtua. " kenalin saya bianca mama amore, ini daniel papa amore, kamu siapa?" Bianca menyalam charles yang tersenyum menyambutnya. " Saya Charles, ceo perusahaan veni vidi vici tempat amore bekerja, minggu lalu saya jumpa amore & riri di mall dan berusaha mengontrak amore untuk bekerja sebagai artis di perusahaan saya." " Amore, kamu kenapa tidak menceritakan kabar bahagia ini bahwa kamu kembali ke dunia selebriti setelah vakum dari pernikahan mu?" jerit daniel pada amore yang sedang serius membaca naskah yang baru diserahkan Charles padanya. " oh amore sudah menikah? Charles bertanya namun tidak tampak terkejut, sepertinya dia sudah tahu. " Iya aku sudah menikah 5 tahun, namun kami baru saja bercerai. Ini cerita nya tentang istri yang diselingkuhi suaminya berulang kali namun tetap dimaafkan ya? sepertinya menarik, siapa yang buat naskah ini?" " hmmm naskah ini khusus saya buat sendiri berdasarkan kisah nyata makanya saya memikih kamu sebagai pemeran utama karena saya rasa kamu cocok untuk menjiwai nya." Charles terlihat tidak bercanda menjawab pertanyaan amore Riri menyenggol siku tangan amore, merasa ada sesuatu sama pak charles , tapi amore merasa tidak terusik sama sekali dan melanjutkan membaca naskah itu. " Pak Charles tampan baik dan berwibawa, mbak Amore cantik baik multitalent, kalian cocok menjadi pasangan." ujar pak endang memecah keheningan.. " Amore sepertinya belum membuka hatinya setelah perceraian nya, saya masi berusaha pak, mohon doa kelancaran nya." Charles tidak membantah perjodohan pak Endang Malam itu Pak Charles mengundang Amore sekeluarga untuk makan di apartemen nya. Terlihat chef khusus dipanggil untuk memasak malam itu untuk menghidangkan makanan para tamu. 30 menit kemudian, makanan sudah tersaji rapi menggugah selera hingga air liur riri rasanya menetes dari sudut bibirnya.. Buru-buru riri mengelap dan tersenyum. Ada lobster panggang, sop kailan dengan tofu dan udang, ikan gurame asam manis, bebek peking, dessertnya puding buah , nasi liwet minuman nya teh chamomile. Chef bertepuk tangan " silahkan dinikmati " Amore tampil cantik malam itu dengan balutan mini dress yang menampakkan belahan d**a nya dan paha nya yang putih, rambut ashbrown sebahu nya terurai indah, bibir nya merah merona. Amore duduk berhadapan dengan Charles yang memakai tuxedo biru jeans dalaman kemeja putih dan celana hitam. Mereka bertatapan lama kemudian berhenti karena dentingan sendok garpu riri yang sudah tidak sabar menyantap makanan di meja. " Terimakasih makanan nya Charles, ayo kita sikat habis semua makanan ini." Daniel dengan antusias mengambil satu persatu santapan di meja ke piring kecilnya. Di sisi lain Renald sedang berduaan dengan sera di kamar sepulang orangtua Amore. Dia mengiris kesakitan karena pukulan tamparan dan siraman air panas dari daniel dan bianca. " itu istri om ya? cantik om." " Amore itu selebriti 5 tahun lalu, tapi om sudah bosan, dia tidak manja seperti sera, service nya kurang memuaskan." Sera melepas kemeja dan celana renald kemudian mengobati luka di sekujur tubuh dan muka renald. " makasi ya om, selama sama sera , om tidak pernah megang handphone, jadi sera merasa om satusatunya buat sera." Sera duduk di antara dua paha renald sambil mengobati luka renald dengan antiseptik. Renald kemudian bangkit menuju meja rias dan meminum beberapa pil cialis kemudian melepas bikini sera dan mulai mencumbu bibir sera, memainkan lidah ny, leher sera hingga berbekas ,memasukkan jari ke bagian sensitif sera. Lalu sera menjerit keras. auuuuuuuuuu.... " pelan-pelan om, biar kita bisa main lama" sera berbisik ke telinga renald renald kemudian main gila sampai malam. Para pelayan hanya mengintip dari lubang kunci semalaman. Renald bertemu sera ketika dugem di 3 tahun pernikahan mereka, ketika itu amore selalu sibuk mengunjungi berbagai tempat spesialis kandungan. Belum lagi stres dari kantor karena kredit bulanan tidak mencapai target. Sera saat itu memakai mini dress ketat yang menampakkan belahan d**a nya yang montok dan paha nya yang mulus, belum lagi suara nya yang menggoda. " Hai om, lagi sendiri ya, mau sera temenin?" Sera duduk di samping renald sambil sengaja menyentuh paha renald Renald yang saat itu sudah minum 2 botol wine 70% tampak sedikit hilang kesadaran, renald pun memeluk mengangkat sera di meja bar dan mencium nya dengan liar. Sera berbisik ke telinga renald agar bermain di hotel saja. Renald yang tak terkendali hasrat nya di bawah kesadaran minuman beralkohol langsung tumbang sesampai nya di kamar hotel. Esok pagi nya renald bangun , sera sudah dalam kondisi tak memakai satu helai pakaian pun di baluti selimut yang sama dengan nya. Renald tidak ingat apa yang dilakukan nya. Sera terbangun dan kembali mengajak renald untuk bermain lagi. Dari situ lah akhirnya mereka bertukar nomor handphone dan bolak balik diam- diam berkomunikasi dan menginap di hotel. Saat sudah sampai rumah, dia sudah lelah dan meninggalkan Amore sendirian dengan wine nya. " Charles sudah berapa selebriti yang bekerja di bawah naungan perusahaan mu?" tanya Daniel sambil mengoyak daging lobster di piring lauknya. " Sekitaran 20 orang om, rata-rata menang golden movie award setiap tahun nya. Saat ini kami lagi mencari pemeran selingkuhan naskah ada apa dengan kamu yang akan amore bintagin." " Wah amore akan menjadi bintang terkenal lagi seperti 5 tahun yang lalu, ternyata ada pelangi di balik hujan ya." Bianca tampak antusias Di bawah meja, Charles menendang heels yang dipakai amore. Namun amore lagi fokus makan bebek pekingnya. Charles hanya senyum-senyum melihat tingkah amore. Tak lama piring di meja satu persatu kosong. Charles mengundang mereka untuk party di ruangan karaoke di apartemen nya. Rupanya apartemen charles cukup luas untuk di sebut apartemen. Charles membuka beberapa wine untuk menemani malam mereka. Hingga akhirnya mereka lelah semua dan tertidur di ruangan itu. Jam 3 pagi, amore terbangun dan mengambil satu botol wine dan gelas kosong keluar menuju balkon apartemen itu. Dari balkon itu tampak langit dengan ribuan bintang. Amore menuang wine ke gelas dan meminum nya perlahan. Dari belakang Charles berjinjit jalan agar tidak terdengar suara langkah kakinya. "Amore, menikahlah dengan ku." Charles berlutut membuka kotak berisi cincin berbentuk berlian hati. " Aku sudah curiga dengan mu dari awal kita jumpa, apakah kita pernah jumpa sebelumnya? " tanya Amore masi meneguk wine nya. " Kamu tidak kenal sama ku? Aku teman sekolah waktu SMA yang gendut yang selalu kamu bela ketika aku diejekin teman- teman sekolah kita" " Kamu Charles itu yang lari saja tidak sampai 5 menit sudah pingsan tidak sadarkan diri dan dilarikan ke klinik sekolah , yang selalu diejekin doraemon? kamu sudah besar rupanya sudah berubah dan sukses.Apa ceritanya selama ini?" " iya ini aku Charles si doraemon, setelah kamu pindah sekolah, aku juga pindah sekolah, rajin berolahraga, di sekolah baru ku tidak ada yang mengejek ku, semua fokus belajar karena sudah SMA 3. Setelah tamat sekolah , aku berusaha mencarimu biar bisa satu kampus tapi tidak juga ketemu."
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN