Maikal memundurkan motornya keluar dari halaman rumah Abel kemudian melambaikan tangannya berpamitan dan mulai menjalankan motor sport nya berlalu pergi dari hadapan Abel. Padahal malam ini sudah menunjukkan pukul sebelas malam namun ini semua tidak menjadi sebuah alasan Maikal untuk tidak memperhatikan gadis nya. Sepanjang perjalanan yang dilalui Maikal saat ini tampaknya terlihat sangat sepi, entah mungkin sudah larut malam atau memang benar-benar tidak ada satupun orang yang lewat di jalanan yang dilewati Maikal. Hanya ada suara hembusan angin yang kencang dan suara motor yang dikendarai oleh Maikal. Setelah beberapa menit hanya berkendara sendirian tiba-tiba saja terdengar suara gemuruh kendaraan bermotor yang tampaknya sebuah komplotan yang entah dari geng mana Maikal tidak tahu.

