Vanka sontak langsung melepaskan cekalannya. "Enak aja." Sahutnya kemudian pergi lebih dulu meninggalkan Jhordan yang masih terkekeh geli di depan tempat kasir. Bukan hanya Jhordan saja yang terkekeh geli melihat tingkah Vanka, dua perempuan penjaga toko itu pun ikut menertawakan tingkah lucu Vanka. Tak lama setelah itu Jhordan ikut pergi menyusul Vanka. Namun sudah beberapa menit Jhordan berjalan, dia tak kunjung menemukan keberadaan Vanka. Pikirnya jika hanya di mall ia bisa menemukan seseorang dengan mudah. Jhordan mengedarkan pandangannya ke sekitaran mall, namun tetap dia tidak menemukan sosok gadis yang bersamanya tadi. "Ck cepet amat jalannya tuh cebong." Ucapnya sambil menggaruk tengkuk lehernya yang tak gatal. Jhordan tidak henti-hentinya terus menerus melihat ke kanan dan

