27 Letia hanya menyeringai melihat tangan Mama mertuanya yang berdarah. Dua perempuan yang selama ini saling dukung untuk mendapatkan Arka dan menyingkirkan Rumaisha kini berdiri layaknya dua musuh yang bersiap saling serang dan menjatuhkan. Tatapan mereka penuh kebencian. Arka sampai Menelan Saliva, bagaimana mungkin dua perempuan yang selama ini memalingkan dia dari sosok Rumaisha memiliki prilaku yang sangat tidak terpuji, penuh kebencian dan intrik. Mama mengaduh. Serpihan runcing dari pajangan keramik yang dilempar Letia mengenai tangannya. Kembali Letia berulah dan melemparkan benda-benda yang ada didekatnya. Perempuan itu cepat marah dan naik pitam. Kembali Mama mendapatkan menantu idaman itu tak lebih dari monster yang siap menelan siapapun. Tak ada sedikitpun pun sisa hormat di

