" Aku bisa membantumu melarikan diri dari wanita mengerikan itu. " Nicko tersenyum hambar menatap Rangga sahabatnya itu. " Bagaimana caranya ? " " Kita bisa keluar dari sini sekarang juga. Aku akan urus administrasinya dulu. " " Tidak semudah itu bro. Wanita itu pasti akan minta di hubungi kalau misalkan ada informasi apapun tentang diriku. " " Kalau misal keluar diam - diam ? " " Itu malah nggak mungkin lagi Ngga. Apa kamu nggak mikirin nasib Riska setelahnya ? " Nicko menggeleng gusar. Rangga berdecak kesal. Baru teringat ancaman Letticia. " Lalu kamu mau diam aja gitu ? Patuh aja sama dia ? " " Ya. Karena aku ingin mengambil hatinya. Biar lain kali kalau aku sekali waktu ada keperluan mendadak bisa ijin keluar. Dan kalau memungkinkan suatu saat bisa melarikan diri. " "

