Rangga sedikit menoleh saat mendengar suara gelas yang beradu dengan alasnya. " Trims ya Ra. Kamu repot aja.. " ucapnya kemudian. " Ra..?? " Riska sedikit mengerutkan keningnya dan menyembunyikan senyumnya. " Oh.. Riska. Aku kira Rachel yang datang. " Rangga menggosok tengkuknya. Riska tersenyum. " Rachel masih di dalem sama oma. " ujarnya. " Di minum gih, mumpung masih hangat. " " Oke, trims ya udah di buatkan minum. " Rangga sedikit malas untuk mengangkat gelas dan hanya termenung melihatnya. " Nggak kok. Bukan aku yang buat. Tapi Rachel. " Riska mengulum senyum. Mendengar hal itu Rangga pun meminum kopinya dengan antusias. " Eh bukan ding. " goda Riska. " Oma. " Rangga pun tersedak dan menyambar tissu di sebelah kopinya lalu mengusap kasar mulutnya. Riska terkekeh melihat

