Saat waktu istirahat tiba, Iluvia buru-buru keluar dari kelas. Tujuan utama gadis itu adalah; Kelas Arkan. Entah mengapa sedari tadi berada dikelas membuatnya gerah, lantaran ia harus berada didalam satu ruangan bersama Dika. Sejak semalam, Iluvia jadi malas untuk bertegur sapa dengan Dika. Ia sebal sekali sahabat kecilnya itu sangat tertutup, ia merasa tidak berguna untuk menjadi teman cerita. Maka dari itu, sekarang ia ingin bertanya detail dengan Arkan soal masalahnya dengan Dika. Ia tidak bisa terus-terusan dihantui oleh rasa penasaran begini. Lia mencegah langkah Iluvia dengan menahan bahu Iluvia dari belakang. "Mau kemana sih?" Iluvia menoleh lalu melepaskan tangan Lia dari bahunya, "Ah udah deh, gue lagi sibuk." "Dih dih songong ya!" "Gue itu pusing dari tadi dengerin pertanyaa

