Pukul 7 pagi, biasanya Iluvia sudah sibuk mengajak Alga untuk mengantarnya kesekolah. Namun berbeda dengan hari ini, sudah jam segini tapi dia masih tertidur dengan selimutnya yang masih membungkus seluruh tubuhnya. Iluvia menenggelamkan kepalanya untuk mencari kenyamanan dikasur empuknya itu. Gorden kamarnya yang bercorak polkadot itu terbuka lebar dan membiarkan sinar matahari pagi masuk keruangan kamar yang cukup luas itu. Irla berjalan mendekati kasur Iluvia, ia menggelengkan kepalanya saat ia tahu bahwa Iluvia masih berada dalam alam tidurnya. "Nak, bangun sayang. Ini sudah pagi." kata Irla lalu duduk ditepi kasur dan membuka selimut Iluvia dengan gerakan lembut. Ia lihat wajah Iluvia yang masih memejamkan matanya, Irla mengelus rambut Iluvia. "Iluvia," Iluvia merasakan sesuatu me

