Extra part 3

954 Kata

Akibat dari air ketuban yang sudah pecah, tapi pembukaan masih pada dua level. Alhasil, Aika pun mau tidak mau harus berakhir di meja operasi. Lagi pula, kelahiran bayi kembar memang jarang bisa normal juga, kan? Jadi, memang sudah nasib Aika harus pasrah perutnya dibelek-belek oleh Kenneth. “Ken, bae-bae lo belek perut gue! Awas kena anak gue! Baret dikit, gue empos lo!” seru Aika di tengah prosesi persalinan. Tak ayal, Ken yang mendengar itu pun langsung memutar mata jengah di tempatnya. Sudah Ken bilang, Aika itu memang harusnya dibius total saja. Biar nggak berisik seperti ini. “Bang, lo bisa nyuruh bini lo diam nggak? Nggak konsen nih gue jadinya.” Alih-alih menanggapi Aika. Ken memilih meminta pengertian abangnya saja. Selain karena dia sedang dalam mode kerja serius, di ruanga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN