“Mas, aku mohon. Tolong pertimbangkan lagi semuanya. Karena aku bener-bener nggak bisa jauh dari Kamu.” Novia memohon dengan tak tahu malu. Kairo dibuatnya menahan kesal. Harus berapa kali, sih. Kairo menegaskan keputusannya? Bahwa dia tidak mungkin kembali berhubungan dengan Novia. Apapun alasannya. Tapi sepertinya, Novia ini memang sudah putus urat malunya. Hingga tetap saja memohon pada Kairo, yang jelas-jelas sudah menolaknya. “Saya nggak bisa!” Kairo menolak tegas. Mulai muak dengan sikap Novia ini. “Tapi aku masih mencintai Kamu, Mas. Seperti Kamu yang pasti juga masih mencintai aku. Iya ‘kan?” balasnya dengan percaya diri. Kairo memutar mata bosan. Benar-benar wanita yang nggak tahu malu. Waktu itu aja dia seenaknya pergi. Dan sekarang, dia seenaknya juga datang lagi, meminta m

