“Wedew ... Apartemen orang kaya emang beda, ya? Apik tenan!” komentar Bianca, saat baru saja memasuki ke apartemen yang Aika dan Kairo tinggali selama ini. “Please deh, Bi. Gue tahu Lo orang kampung. Tapi, nggak usah ditunjukin bisa, nggak? Katrok bener,” timpal Aika santai. Sambil terus melengos meninggalakan Bianca yang matanya masih menjelajahi isi apartemennya. Padahal sebenarnya, dia juga sekampungan itu, kok. waktu pertama kali masuk sini. Hanya saja, malu lah kalau diumbar-umbar. Cukup Kairo saja yang tahu betapa kampungannya Aika waktu itu. Bianca nggak usah! Nanti Aika dibully. Jadi, mumpung Bianca belum tahu. Mari kita gunakan kesempatan ini untuk membully Bianca. “k*****t, Lo!” maki Bianca. Sambil merapatkan bibir dan mendengkus kesal, saat mendengar nyinyiran Aika barusan.

