Chap 6

739 Kata
Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 12.10 yang berarti waktu istirahat telah berlangsung. "Adoh badan gue pegel semua. Masa gue disuruh ngepel ruangan kelas sendiri, gila banget." ucap Keyla sambil selonjoran di atas lantai kelas yang sudah sepi. Keyla sangat kesal hari ini. Bagaimana tidak, dia baru saja dituduh menumpahkan es jus dilantai kelas. Alhasil dia dihukum gurunya untuk mengepel seluruh ruangan kelas saat jam pelajaran dimulai. Sadis emang. "Iya parah banget, pengen gue tampol dah tuh si Sherly. Padahal dia yang numpahin es nya malah lo yang dituduh. Parahnya guru botak itu langsung percaya?! Ck." gerutu Fara sebal. "Iya tuh. Em, key. Maaf yah, tadi kita nggak bisa ngebantu lo. Sorry banget." ucap Lala dengan nada bersalah. Sementara Lala dan Fara mengangguk dengan tatapan menyesal tidak bisa membatu maupun membela Keyla saat dihukum. "Tadi tuh udah mau kita bantu, tapi nggak boleh. Dilarang sama pak botaks. Nyebelin emang." ucap Aira. "Udahlah guys, gapapa. Sans aja kali. Itung itung olahraga siang. Sekalian proses pembentukan otot perut biar kotak kotak gitu, hehe. Apasih namanya, gue lupa soalnya?" "Abs, Key." ucap Lala yang menjawab pertanyaan Keyla. "Nah iya, itu maksud gue." ucap Keyla dengan tidak santai mengebrak meja, membuat Lala, Fara dan Aira terkejut. "Kamvret lo Key, sante dikit napa lo. Hobi banget ngagetin anak orang." ucap Aira sambil melempar kulit kacang kearah Keyla. Keyla hanya nyengir lebar. "Eh Aira, lo dapet kacang dari mana? Bagi dung." tanya Fara seraya merebut satu toples kacang dari pangkuan Aira. "Heh, jangan lo embat semua. Lo taukan kalo sekali lo makan, nggak tanggung tanggung buat abisin tu makanan." ucap Aira. "Ish, bawel." ucap Fara sambil memasukan isi kacang dalam mulutnya. Lala dan Keyla hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah kedua bocah itu. "kacang aja direbutin, kayak nggak pernah makan aja lo pada." ucap Keyla sambil melepas kedua sepatunya, dan membuangnya disembarang tempat. "Hahaha, vrihatin gue. Ntar gue beliin deh, kacang 2 biji." ledek Lala. "Kok 2 biji doang?" tanya Aira dan Fara bersamaan. "Muka lo pada ntar jerawatan kalo kebanyakan maka kacang. Emang lo pada mau muka lo itu dihingapi jerawat luknut?" ucap Keyla. "Kagak sih." ucap Aira. "Ogah. Gue masih sayang sama muka gue." ucap Lala sambil memegang wajahnya. Mereka pun tertawa bersama sama. "Guys, mending kita bersih bersih dulu deh. ganti baju, cuci muka atau sekalian mandi. Ntar kan udah nggak ada pelajaran. Gurunya juga rapat. Jadi nanti kita ngantin aja." ucap Keyla seraya bangit dari tempat duduknya. "Siapp." ucap Lala. "Tapi kita ke toilet nya diem diem ya biar nggak ketahuan." ucap Keyla. "Santai, murid murid lagi pada dikantin. Mereka juga pada lihatin cogan cogan maen basket di lapangan. Jadi kita bebas. Yuk ganti baju." ucap Fara sambil mengintip ke arah jendela. "Yok yok!" ucap Aira. Untung hari ini mereka membawa baju ganti. Dan untuk kali ini Keyla dkk akan menampilkan wajah asli mereka. Tapi bukan berarti mereka akan membuka rahasia mereka, kalo mereka telah menyamar menjadi nerd di sekolah. Tak semudah itu, Keyla harus terlebih dahulu mencari tau orang yang telah mengorupsi uang ayahnya. *** "Buset dah, lo cantik banget Key. Beda banget kalo lo lagi nyamar jadi nerd. Lebih mirip sama monyet di bonbin, hehe." ucap Fara yang kagum dengan kecantikan Keyla dan setengah mencibir. keyla hanya terkekeh mendengarnya sambil mengelap wajahnya yang basah dengan handuk setelah ia selesai mandi. Setelahnya, Keyla memakaikan sedikit pelembab diwajahnya agar tampak lebih segar. Dan mengoleskan lip balm dibibirnya yang sudah berwarna merah muda alami. style Keyla  "Guys, udah pada siap belomm?" ucap Keyla sambil sesekali merapikan rambutnya yang berwarna pirang. "Dah, yuk. Udah lapver gue." ucap Lala sambil memegang perutnya. "Laper Kali." ucap Fara. "Maklum, bahasa aliennya keluar." sahut Aira. *** saat Keyla, Fara, Lala dan Aira hendak pergi menuju ke kantin, banyak pasang mata memperhatikan mereka dengan tatapan kagum yang sangat luar biasa. Khususnya bagi cowok yang sampai melongo melihat kecantikan mereka berempat. "Gilaaa mereka cantik banget, jadi iri deh." ucap salah satu siswi. "Omegod! Apakah mereka bidadari yang jatuh ke bumi?!" ucap salah satu siswa sambil mengerjab ngerjabkan matanya berkali kali. "Lihat tu, menurut gue yang rambutnya pirang paling cantik" "Itu kan Keyla, Fara, Lala sama Aira yang keren keren itu. Mereka itu Bad loh, tapi mereka baik hati." "Jon, cubit gue jon. Gue ini lagi mimpi ato nggak. Aw, sakit bego." "Kan lo sendiri yang nyuruh gue nyubit lo, napa gue yang lo bego begoin kampertt." "Sori bro." Ya begitulah ucap siswa siswi yang heboh dengan kedatangan mereka berempat.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN