LAMPU SEMERU

258 Kata
Tengah malam buta Paksa raga membuka mata Denting malam tetiba bersuara Waktunya menjumpa lampu terang-NYA Alat masak tertata Pisau dan tangan meraba Adonan sayur dan kentang tercipta Pengisi perut sebelum mulai berdoa Tak lupa kacang hijau di gelas Penguat kaki lelah tak membekas Sebentar lagi alas beradu batu cadas Angin malam dari kemiringan menghempas Persiapan usai Semua bersiap memulai Membentuk lingkaran tengah api Mendoa untuk keselamatan diri Jejak langkah menyeruak Meninggalkan rumput liar berserak Tatapan mata menggambar bait sajak Sementara kaki melantunkan irama penuh isak Desah dedaunan memggores lengan Embun menampakkan senyum di tangan Serupa kaca kilaunya melukis cermin harapan Memeluk guratan penanda waktu yang diam Memberi isyarat supaya tetap melangkah Lampu amaterazu tak kan sanggup menunggu Putaran batu menderu seiring ranting dahan membeku Harus segera melaju, sebelum kilauan emasnya berlalu Pohon pergi ilalang undur diri Lautan pasir terhampar mengelilingi Udara pagi yang dingin terus membayangi Sejenak duduk seraya mengelus sepatu, siap maju? Sorot tajam mata meminta Raga supaya berhenti merana Sebelum kaki menapak batu di ujung rasa Tangan menghempas pasir menengadah ke udara Berkejaran dengan batu karam Di kemiringan empat-puluh-lima yang tajam Sesekali menengok ke belakang tuk pastikan Semua terjaga, dengan sebenar aman Puncak seakan terlupakan Pijakan langkah ini seberat titian Langit hitam berganti awan kuning keemasan Tanpa terasa raga mendekati tiang penuh tulisan Yeah! Lengkap sudah Setelah sejuta langkah Kepala dan tangan menengadah Menghampiri wewarna surya Lampu mahameru terasa terangnya Kilaunya memimpi asa dalam pejam mata Menghangatkan raga di atas puncak tertinggi jawa # Mahameru - 3676 mdpl Mt. Semeru (3676 mdpl) Lumajang, Jawa Timur, Indonesia
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN