"Beri waktu aku satu bulan, akan aku jawab pertanyaan mu itu." Ucapan Aretha terus terngiang-ngiang, ini sebuah harapan bagi David. Tapi, juga sebuah kehancuran jika Aretha menolaknya. Ya Tuhan. Ia bisa gila karena memikirkan ucapan Aretha semalam. "Aku tidak tahu harus bicara apa. Ketika kau berucap seperti itu, rasa kehilangan ku kembali mencuat dan teringat akan sosok Elton. Aku rasanya seperti p*****r, dimiliki pria sana sini. Pertama kau, Elton, Redfort, dan sebentar lagi kau." David sangat frustasi ketika kembali mengingat kalimat itu. Ia tidak menyangka jika Aretha akan menganggap dirinya sendiri seperti p*****r. Ia saja tidak pernah berfikir bahwa Aretha adalah p*****r. Oh... Lupa! David juga pernah mengatakan Aretha adalah p*****r! "Kenapa masa lalu terus terngiang ketika a

