ENAM PULUH TUJUH

867 Kata

12.56 AM Aretha menatap takut kearah kamar rawat Elton. Baru saja dokter dan beberapa suster masuk kedalam, untuk memeriksa kondisi Elton yang kembali memburuk. Pikirannya sudah merajalela kemana-mana, rata-rata pikirannya berisi hal yang negatif. Sama halnya dengan Ara dan Breat, mereka khawatir ketika mendengar bahwa Elton kondisinya kembali memburuk. Ara terus saja menangis dalam pelukan Breat, tatapan matanya sama sekali tak bergerak kearah yang lain. Mata wanita baya itu terus menatap pintu kamar rawat dengan perasaan campur aduk. Selang beberapa menit, dokter keluar dengan tiga suster dibelakangnya, "Nyonya Aretha?" panggil dokter tersebut, yang berhasil mengalihkan perhatian Aretha, Ara dan juga Breat. "Iya." ucap Aretha dan segera berjalan mendekati sang dokter. "Ada apa dokte

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN