ENAM PULUH DELAPAN

786 Kata

David menatap dua insan itu dengan tatapan teduh. Betapa bahagianya Elton mempunyai istri seperti Aretha. Andai saja dulu ia tidak memperlakukan Aretha seperti itu, mungkin saat ini Aretha sudah menjadi istrinya dan hidup berbahagia bersama anak-anaknya. Tapi itu hanya andai saja. Karena nyatanya sudah terjadi. "David." suara itu membuat David membalikkan badannya, dan menatap datar wanita didepannya. "Ada apa?" tanya David tanpa ada senyum sedikitpun. "Aku merindukanmu David." Tasya berjalan menghampiri David, dan langsung bergelayut manja di lengan David. "Lepaskan Tasya." sentak David membuat Tasya menjauh. "David kenapa kau tidak memberitahu ku saat kau memutuskan kembali ke Amerika. Dan kau juga tidak memberitahu ku saat kau pergi ke Turki." ucap Tasya dengan nada manja yang mem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN