Hari yang dinantikan David datang. Rasa bahagia menjalar keseluruh hatinya, intinya dia sangat bahagia hari ini. Sebentar lagi, Aretha akan menjadi miliknya. Dan dia bersumpah akan membahagiakan Aretha sampai akhir hidupnya. Sekarang ini, David sudah siap dengan tuxedo berwarna silver, dan dasi kupu-kupu yang bertengger manis dilehernya. Sesekali David melihat dirinya didepan cermin, memastikan tidak ada yang kurang. David juga sudah seperti pria berusia dua puluh lima tahun, yang akan menikah. Gugup pastinya. Tapi, memang ini pertama kalinya bagi David. "Nak." panggilan itu membuat David menoleh dan melihat siapa yang memanggilnya. Ditatapnya pria paruh baya didepannya dengan tatapan mata yang sulit diartikan, "Iya ada apa tuan?" "Aku dan istriku bahagia, kau akan menikah dengan Areth

