DELAPAN PULUH SATU

726 Kata

Aretha masih tidak percaya apa yang baru saja terjadi. Sedari tadi pun, bibirnya tak berhenti menyunggingkan senyum manis. Baginya, apa yang telah dilakukan David hari ini membuat dirinya bahagia. Aretha juga bisa melihat, bagaimana bahagianya David ketika dia menerima lamaran itu. Pria yang hampir menginjak kepala empat itu benar-benar membuat Aretha kehilangan kata-kata, untuk mengekspresikannya. Dan dirinya pun tahu, jika Catline dan lainnya ikut dalam rencana ini. Buktinya saja, setelah David memasangkan cincin dijari manis nya. Aunty dan lainnya muncul dengan bersorak-sorak gembira. "Sayang jangan lari-lari, nanti terjatuh." teriak Aretha kala melihat anak kembarnya sedang bermain kejar-kejaran, dengan beberapa anak kolega bisnis yang David undang. Eli berhenti, tapi tidak dengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN