Saat Lera terbangun, ia hanya menemukan dirinya seorang diri di atas ranjang yang luas. Sepanjang matanya bergerilya pun ia tak mendapati tanda-tanda bahwa pria itu ada di dalam sana. Tidak pula di dalam kamar mandi karena ia tidak mendengar suara gemericik air. Ngomong-ngomong gemericik Air, tubuhnya memberikan respon impulsif. Kilasan demi kilasan adegan di kamar mandi semalam memberondong masuk. Lera merasakan detak jantungnya meningkat dan wajah mulai memanas. Menatap dirinya sendiri, gadis itu lekas mengerang. "b******k!" umpatnya. Ya, Bian memang b******k, seharusnya ia tidak perlu heran kan? Tapi tetap saja, ini sangat menjengkelkan, dan tidak sopan. Mereka memang sudah menikah, namun bukan berarti Bian bisa seenaknya melihat bagian tubuhnya dan menyentuhnya tanpa permisi. Ler

