Bab 33 : Kesal

1203 Kata

Rumahnya masih dalam keadaan gelap dan sunyi saat ia sampai tadi dan ia tidak menemukan Lera dimana pun. Padahal Bian membayangkan sosok itu tengah duduk di sofa dengan wajah cemberut. Bian menjatuhkan tubuhnya di atas kasur. Iris kelamnya menatap langit-langit kamar yang begitu monoton dengan tatapan sinis. Pria itu menghela napas keras, satu tangannya diletakkan di atas kening sedangkan yang satunya sibuk memijat pangkal hidung yang berdenyut nyeri. Mendapati Lera dijemput pria lain tadi pagi, proyek yang terancam mangkrak, kemudian kedatangan Demon Estanbelt dan ditambah dengan fakta gadis itu belum pulang, membuat perasaan Bian semakin kesal. Bagaimana ia tidak kesal? Jelas-jelas Lera yang membuat aturan konyol tentang jam pulang, tapi lihat sendiri siapa yang melanggar peraturan s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN